Senin, 09 April 2012

Kesalahan Umum dalam Memilih Niche

Panduan Bisnis Online 7


Berikut beberapa Kesalahan Umum dalam Memilih Niche:

1. Memilih niche yang menurut Anda menghasilkan paling banyak uang

Tidak ada  yang salah dalam memilih niche yang menghasilkan banyak uang, tetapi memilih niche hanya berdasarkan kriteria ini adalah rumus untuk gagal. Banyak faktor yang membuat seseorang bias sukses di suatu niche sehingga Anda perlu mengerti faktor-faktor tersebut, bukan hanya sekedar soal jumlah uang  yang dihasilkan. Niche yang menghasilkan banyak uang juga cenderung competitive  (banyak pesaing) sehin gga dibutuhkan action plan yang jauh lebih matang.

2. Memilih niche di hal yang Anda tidak punya pengalaman

Kesalahan ini terkait dengan sebelumnya, karena melihat orang lain sukes disuatu bidang, anda ikut-ikutan dan menjadi tidak focus, cob asana dan sini. Memang semua itu bisa dipelajari, tetapi jika baru memulai, saya men yarankan Anda memilih niche dimana Anda memiliki pengalaman. Hal ini akan sangat membantu dalam membuat website, menyiapkan promosinya dan hal-hal detil lainnya. Belum lagi motivasi Anda cenderung terjaga jika Anda tahu mengenai apa yang sedang Anda buat.

3. Memilih niche yang tidak ada kompetisi sama sekali

Cara yang sederhana untuk mengetahuinya adalah melalui search di google.com kata kunci atau keyword umum yang digunakan untuk mencariniche tersebut.
di atas adalah hasil result google jika Anda berada di USA. Untuk bisa menampilkan iklan Adwords
dari suatu negara, Anda bisa menggunakan salah satu dari cara di bawah ini:
•Gunakan website http://www.adwordsan ywhere.com/
•Gunakan Firefox plug-inGoogle Globalyang bisa di download dari http://www.redflymarketing.com/blog/google-glo bal-view-results-different-locations/
Kebanyakan newbie/pemula berharap bisa menemukan suatu niche  yang punya potensi luar biasa (high search volume) tetapi belum ada kompetisi. Mereka berharap mereka adalah orang pertama yang menemukan niche baru tersebut sebelum orang lain tahu   Apakah ada niche seperti itu? Tentu saja ada. Tetapi itu mungkin terjadi di jaman awal-awal internet marketing seperti di tahun 2000an, tetapi saat ini sulit sekali Anda bisa menemukan niche baru yang belum ditemukan oleh marketer .  StrategiAnda di bisnis internet adalah selalu berusaha mengambil sepoton g kecil dari kue yang besar atau berusaha mengambil sepotong besar dari kue yang kecil seperti gambar di bawah ini: Jangan takut den gan kompetisi.

4. Memilih niche yang banyak free seeker tetapi tidak ada buyers.

Salah satu yang juga sering terjadi adalah melalui Keyword Tools yang Anda gunakan, Anda menemukan suatu niche yang high search volume. Anda merasa ini adalah niche yang bagus karena Anda pikir jika high search volume maka ini pasti niche yang profitable. Tetapi Anda  tidak meriset lebih jauh ternyata niche tersebut penuh dengan search volume tetapi mayoritas adalah free seeker atau orang yan g hanya mencari gratisan, bukan buyers atau orang  yang bersedia keluar uang untuk membeli solusi.
Jadi bagaimana menentu kan apak ah suatu niche ban yak buyers atau free seeker?  sederhananya adalah dengan mengecek apakah banyak advertiser atau pengiklan di Adwords untuk keyword utamanya. Jadi caranya sama dengan cara  yang dijelaskan sebelumn ya untuk mengecek apakah suatu niche komp etitif atau tidak. Sebagai contoh sederhana adalah keywordfirefox plugin, Anda akan menemukan melalui keyword tools bahwa keyword tersebut high search volume atau dicari banyak orang. Tapi coba lihat apakah ada

5. Memilih Niche yang Terlalu Luas atau Umum

Misal Anda ingin membu at toko baju online yan g semuanya ada, bayangan Anda adalah membuat Amazon.com tapi di bidang baju. Menurut saya hal ini terlalu broad atau ter lalu umum, akan sangat sulit bagi Anda untuk bisa membuat toko baju online yang cakupannya lu as seperti ini. Di bisnis internet, strategi yang lebih pas adalah memilih niche  yang lebih spesifik. Kalau Anda ingin berbisnis baju, Anda perlu putuskan, apakah toko baju untuk anak-anak? Apakah baju untuk wanita karir? Apakah baju untuk pesta? Anda perhatikan ini semua adalah sub niche dari niche b aju yang broad tadi.  Strategi ini akan lebih memudahkan fokus Anda dan membutuhkan resources  yang lebih kecil untuk membuatnya sukses.

6. Mencontoh Guru atau Trainer Anda

Misal guru Anda adalah orang  yang fokus memasarkan produk ke internetmarketer baik itu course, ebook ataupun tools yang diperlukan oleh seorang internet marketer. Artin ya niche-nya dia adalah internet marketing.  Mer eka tidak tahu si guru bisa sukses di niche itu karena d ia sudah membangun kredibilitas, membangun network dan authority di bidang tersebut untuk jan gka waktu yan g cukup lama. 

itu dia Kesalahan Umum dalam Memilih Niche, baiknya kita jauhi yaa..

Best regards,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar